Posted by: chemistry21 | April 26, 2008

Mama…

Jendela bergerigi kian terlewati…

Demi surya yang kemilau…

Demi rasa cinta yang tlah menanti…

Tak ingin rasakan mereka hal sama di dirimu…

Tak usah dan tak perlu mengerti mereka hal tentang dirimu…

Sedih, biar sedih usap sendiri…

Tak perlu sedikitpun sadarkan kami tentang kesalahan…

Kesalahan yang kami,kau lindungi…

Meloncat melempar pembatas waktu…

Dalam sebuah kenyataan dan keputusasaan tetap sanggup berdiri…

Tak pernah ragu dan risau walau malam kian mendekat…

Susahkanmu, kau bantu aku…

Malam ini semua bintang berdoa utkmu…

Sebuah singkat yang tak jelas…

Namun hadirmu selang berdetik begitu maknanya bagiku…

Tak berbatas pada seluruh waktu hidupku…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: